Untukmu Bunda…

Bun,
Ketika harapan itu terbuka
Ketika harapan itu sudah di depan mata
Kau tersenyum berlinang air mata

Bun,
Kini harapan itu sirna
Di hempas badai tanpa sisa
Kau pun tersenyum bahagia

Bun,
Aku tak tahu harus bicara apa
Kau sedikitpun tak kecewa
Meski itu harapan hampa

Bun,
Maafkan aku yang tak bisa
Penuhi sejuta asa
Untukmu dan anak kita

Bun,
Aku tak bisa berkata
Tak kuasa aku bicara
Tuk berikan sedikit asa

Maafkan aku,
Yang tak bisa kau andalkan….!

Harapan itu masih terbuka bun....

Harapan itu masih terbuka bun….


Bekasi, July 05, 2010
your’s little adorer

Rahmat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s