Bersikap Tegaslah Sedikit…!!!

Semuanya ini terasa akan lebih mudah jika sebelumnya aku ambil kesempatan tersebut, menjadi penyelia untuk sebuah perusahaan manufaktur di daerah Bekasi. Untuk lebih dekat ke kampus dan bisa melanjutkan pendidikan adalah salah satu impian sejak lulus STM dulu, apalagi untuk bekerja dan dekat dengan keluarga itulah yang menjadi salah satu keinginan terkuat untuk saat ini. Aku tak ingin lagi kehilangan masa kecilnya dan jika memang memungkinkan aku harus pulang secepatnya. Tetapi harapan tinggal hanya sebuah harapan, e-mail yang kukirimkan 3 minggu yang lalu sampai saat ini masih belum ada jawaban.

Di gantung atau sengaja diacuhkan memang sangat-sangat membuat hati ini geregetan, apalagi ini untuk masa depanku. Tapi semua sudah terlanjur, tekad untuk kembali bersama keluarga dan melanjutkan S2 ini harus aku lakukan. Meskipun tanpa persetujuan para pemberi kebijakan, tapi ini adalah hidupku dan tak satu pun manusia di jagat raya ini berhak menghalangi jalanku. Tak ada yang berhak mencampuri kehidupanku meskipun itu adalah orang tuaku bahkan keluarga dan orang-orang terdekatku.

Perasaan ketika training Basic Management Program di Hotel Orchardz Jakarta kemarin hal ini sudah di bahas oleh sang traineer. Jika anda menjadi pemimpin janganlah takut untuk menghadapi masalah dan jika bisa hadapilah meski hal tersebut terasa pahit. Sepahit apapun keputusannya alangkah lebih baik daripada lari dari sebuah masalah, untuk itu cobalah belajar dan banyak belajar sehingga keputusan yang sangat sulit bisa sedikit kita kuasai dan kedua belah pihak merasa nyaman dengan keputusan tersebut. Sebuah pemikiran yang sederhana sebenarnya, akan tetapi pada prakteknya semua itu sangat sulit terlaksana.

Sebenarnya tidak banyak yang aku inginkan diposisi seperti ini, hanya menunggu kepastian apakah diizinkan atau tidak untuk melanjutkan pendidikan? Dan jika memang tidak, aku legowo jika pun harus mengundurkan diri dari perusahaan ini. Bukan bermaksud untuk sombong atau jumawa karena meninggalkan posisi yang sudah nyaman seperti sekarang ini, tetapi apalah artinya jika uang yang didapat tidak sebanding dengan pengorbanan mereka di seberang pulau sana.

Aku hanya ingin ketegasan, ketegasan dari seorang pemimpin yang sangat aku hormati. Tidak perlu berpikir panjang untuk memutuskan hal ini, karena diriku bisa tergantikan oleh orang-orang muda yang masih penuh dengan semangat. Dan aku bukanlah seorang yang mempunyai peran cukup vital di perusahaan ini. Jadi cukup bilang Ya atau Tidak, sehingga akupun bisa memutuskan langkah mana yang harus ku ambil untuk kedepannya. Bukan seperti ini, seolah menghindari masalah yang sedang terjadi.

Apakah lagi yang kau cari?

Penghidupan yang lebih baik. Ya….Penghidupan yang lebih baik, dekat dengan keluarga dan penghasilan yang cukup untuk bekal pendidikan anakku kelak. Semoga saja Allah akan memberikan jawaban untukku dan memberikan yang terbaik untuk keluargaku. Semoga saja, Amieen….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s