Nasib Sang Pawang Hujan

Seperti biasanya cuaca di kalimantan beberapa bulan kebelakang agak sedikit mendukung para pekerja tambang dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Atau mungkin karena do’a beberapa petani di sini, karena menurut mereka biasanya para petani selalu meminta hujan agar tanaman yang mereka tanam bisa tumbuh dengan baik. Maka tak ayal ketika turun hujan, para petani lah yang selalu mendapat getahnya padahal sebenarnya jika boleh jujur pasti para karyawan pun berharap demikian. Memang hujan merupakan bonus tersendiri bagi pekerja di tambang, karena dengan turunnya hujan otomatis mereka akan lebih banyak beristirahat. Maka tak salah di dalam tambang pun ada yang dinamakan seorang pawang hujan.

Ilustrasi

Ilustrasi

Ya… dialah yang bertanggung jawab terhadap kondisi di area tambang untuk cuaca nya. Meski terdengar tidak masuk akal, tetapi begitulah kondisi di negeri tercinta. Maka tak ayal para pawang hujan pun mendapat tempat yang lumayan enak dengan fasilitas seorang staff. Menurut beberapa sumber, keahlian untuk menangkal hujan ini bisa mendapatkan penghasilan yang cukup lumayan. Dengan penghasilan antara Rp.8 Jt – Rp.10 Jt per bulan atau lebih dan cuti proyek mengikuti staff 4 Minggu Kerja dan 2 Minggu Off Kerja, kiranya seorang pawang hujan di tambang adalah mereka yang paling beruntung dibandingkan para karyawan lain. Jadi cukup bermodalkan keahlian menangkal hujan dan tidak perlu sekolah terlalu tinggi, penghasilan cukup fantastis bisa di dapatkan.

Mungkin gurauan tersebut bukanlah isapan jempol belaka karena dari beberapa lokasi penambangan yang pernah penulis datangi, cerita dan celotehan karyawan tentang pawang hujan ini begitu santer terdengar. Terkadang mereka ternyata memperhatikan gerak-gerik dari aksi para pawang hujan tersebut. Ada yang malah dengan sengaja memakan atau mencuri beberap sesaji yang telah dipersiapkan oleh pawang tersebut, sehingga terjadi hujan yang cukup lebat di daerah tersebut dan sang pawang pun terpaksa kehujanan dan basah kuyup serta berlindung di bawah pohon besar. Sehingga sang pawang pun mendapat cemoohan dan ejekan dari beberapa orang operator alat berat.

Memang pekerjaan yang cukup kontroversial ini sangat dibenci oleh pekerja lapangan. Jujur saja, setelah beberapa jam bekerja di area terbuka dengan cuaca yang sangat panas dan baju yang penuh dengan keringat tak salah jika mereka mengharapkan ada bonus tambahan waktu beristirahat. Jadi tak salah juga ketika awan hitam sudah mengumpul dan hembusan angin dingin yang sangat kencang tiba-tiba lenyap, tak ayal sejuta sumpah serapah pasti di sematkan kepada sang pawang. Padahal belum tentu juga dia yang berbuat demikian.

Nasib pawang hujan

Nasib pawang hujan

Sumber
Ada baiknya tetap percaya bahwasanya hujan dan panas sudah menjadi takdir serta ketetapan yang maha kuasa jadi kita tidak boleh sedikitpun mendahuluinya. Syukuri saja jika memang sebulan belakangan ini hujan dan nikmati saja apabila panas terasa mendera tubuh. Bukankah hal tersebut menjadi berkah tersendiri dalam mencari rejeki demi keluarga yang ditinggalkan? Amien….

Well, selamat berjuang pak pawang…!!! Meski pekerjaanmu terkadang mendapat sisi negatif di mata pekerja lain. Gammbatte ….!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s