Sengatta Journey Part II

Selepas merogoh kocek yang tidak terlalu dalam di toko mahdalena, akhirnya kuputuskan untuk melakukan perjalanan kembali menuju ke arah simpang empat bontang. Titik ini ditandai oleh berdirinya sebuah patung singa milik salah satu lembaga swadaya masyarakat kutai. Jika kita memilih arah ke kanan dari arah bontang maka kita akan menemui kota sengatta lama. Berhati-hatilah di sini, karena jalanan ke sengatta lama adalah jalan buntu yang berputar sehingga anda akan di bawa kembali menuju simpang empat tadi. Jika anda memilih arah lurus maka anda akan menemui jalan diponegoro dan kembali ke sengatta lama. Arah ke kiri adalah arah jalan menuju tambang KPC ataupun kota bengalon. Apabila anda meneruskan mungkin akan sampai ke kota wahau bahkan sangkuliran dan tembus di kota berau. Akan tetapi karena jalannya yang sudah cukup rusak, maka di sarankan jika akan ke berau harus mengambil rute pesawat dari balikpapan.

Patung Singa

Patung Singa

Sengatta trade center (STC) yang merupakan satu-satunya mall di sengatta terletak beberapa ratus meter dari simpang bontang. Fasilitas yang ada meski hanya beberapa stand saja, akan tetapi menjadi daya tarik tersendiri bagi para penduduk yang rindu akan suasana mall. Meskipun mall ini hanya ramai di saat-saat tertentu saja semisal pada akhir pekan, akan tetapi cukup memberikan sedikit hiburan bagi mereka para pekerja tambang.

Melanjutkan perjalanan maka kita akan melewati simpang tiga dan sampai di teluk lingga yang merupakan salah satu titik macet di sengatta, karena merupakan pasar tradisional. Di area Simpang tiga sendiri merupakan kumpulan beberapa sekolah, sehingga semakin menambah kemacetan ketika pagi ataupun sore saat para siswa masuk dan keluar sekolah. Jika kita mengambil arah ke kanan, maka kita akan sampai ke komplek perkantoran bukit pelangi. Bukit pelangi merupakan komplek perkantoran DPRD dan Kantor Bupati yang tertata dengan sangat rapih. Letaknya yang jauh dari rumah-rumah penduduk membuat komplek ini begitu sejuk dan asri sehingga membuat kita betah untuk berlama-lama di sini.

Kantor DPRD Sengatta

Kantor DPRD Sengatta

Ada beberapa spot yang bagus untuk mengintip pemandangan sengatta dari kejauhan dan melihat aktivitas pertambangan KPC serta monumen pesawat Cassa milik TNI yang berjarak kurang lebih 500 meter dari komplek kantor bupati. Dari titik ini pula kita bisa mengintip pemandangan pengapalan batu bara dengan antrian kapal tongkang yang berjejer. Sebuah pemandangan yang sangat indah dari kontur alam Sengatta yang sangat komplit mulai dari tanah rawa, bukit dan laut. Kembali ke arah teluk lingga, kita akan melewati deretan toko kelontong yang berjejer di kiri dan kanan jalan.

View Pit J From Top

View Pit J From Top

Area Pit J akan segera terlihat setelah kita melewati kantor PLN, jika kita mengambil arah ke kiri maka akan sampai di Town Hall dan sampai di check point untuk masuk ke area tambang milik KPC. Dan apabila lurus maka akan sampai ke kota Bengalon lalu sampai ke Berau. Town hall merupakan sebuah tempat untuk bersantai bagi para pekerja tambang, karena letaknya yang hanya beberapa ratus meter dari pintu masuk utama KPC. Di area ini juga terdapat sekolah YPSB yang diperuntukan bagi anak-anak para karyawan KPC.

Town Hall

Town Hall

Jangan khawatir untuk masalah transportasi di sengatta, karena ada beberapa angkot yang biasa mereka menyebutnya dengan nama taksi yang cukup murah. Hanya dengan membayar kurang lebih Rp. 10.000 kita bisa mengelilingi mulai dari sengatta lama sampai sengatta baru tepatnya Town Hall di dekat gerbang masuk tambang KPC. Perjalanan yang cukup menyita energi karena macet dan kesemerawutan kendaraan di sini membuatku sedikit berpikir, “apakah para wakil rakyat yang sekang sedang gencar-gencarnya melakukan kampanye memikirkan hal ini sehingga para penduduk yang tinggal di sengatta merasa lebih nyaman?” . Semoga saja mereka memperhatikan hal tersebut, sehingga kami bisa betah untuk tinggal berlama-lama di kota ini. Semoga saja…

Check Point KPC

Check Point KPC

Iklan

One thought on “Sengatta Journey Part II

  1. Ping-balik: Sengatta Journey Part I | rindutanahbasah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s