Impian Kosong Seorang Mahasiswa

Semangat Belajar (Y)

Semangat Belajar (Y)

Menempuh perjalanan lebih dari satu jam menuju kantor merupakan hal yang sangat membosankan, apalagi di tambah dengan kondisi jalanan jakarta yang penuh dengan kendaraan pribadi sehingga membuat perjalanan beberapa kilometer saja yang seharusnya dapat di tempuh dalam hitungan menit harus memakan waktu hingga berjam-jam. Begitupun juga dengan kondisi saat ini, entah kenapa ada saja jadwal kuliah yang biasanya dilakukan pada hari libur bergeser ke hari kerja. Mungkin karena mengikuti peraturan dari DIKTI yang mengharuskan bahwa sekolah pasca sarjana yang memiliki status akreditasi B diharuskan mengikuti kelas reguler, sehingga mau tidak mau jadwal yang ada harus mencantumkan hari kerja.

Bukan tidak patuh terhadap aturan pemerintah, akan tetapi jadwal kuliah setelah hari kerja membuat para mahasiswa (apalagi S2) yang notabene sudah bekerja harus pintar-pintar untuk membagi waktu sehingga dapat mengikuti perkuliahan dan tidak berbenturan dengan pekerjaannya. Hidup memang sebuah pilihan, meskpiun selama mengikuti perkuliahan magister ini sangat menyita waktu sehingga kami tidak bisa beristirahat dan bercengkrama dengan keluarga akan tetapi semangat untuk menggapai cita-cita masih terpatri di jiwa ini. Barangkali dengan niat yang tulus dan ikhlas ditambah dengan tekad yang kuat kami bisa menyelesaikan kuliah ini dalam waktu 2 tahun. Amien…

Jumat di penghujung bulan september ini ada satu mata kuliah yang mengharuskan kami masuk kelas selepas jam kerja. Meski agak sedikit malas karena seharian telah bergelut dengan bertumpuknya pekerjaan, tetapi jika di pikir-pikir sayang juga kesempatan menimba ilmu ini untuk dilewatkan. Apalagi mata kuliahnya agak sedikit mampu di talar dengan pikiran bukan mata kuliah yang penuh dengan hitung menghitung seperti analisa numerik, tetapi tetap saja membuat isi kepala ini rasanya mau keluar. Maklum dengan modal otak pas-pasan masih bersyukur bisa lulus tepat waktu 😀

Andai saja ada satu kebijakan dari pemerintah dan para atasan di perusahaan, sehingga kami bisa konsen untuk belajar saja. Tapi rasanya hal itu tidak mungkin, bisa rugi para pemilik modal jika aset mereka (karyawan_pen) harus cuti selama beberapa tahun untuk melanjutkan sekolahnya. Ah… satu khayalan kosong di tengah rasa kantuk dan letih yang teramat sangat setelah seharian bekerja dan berfikir.

Pengen cepet wisuda lagi :P

Pengen cepet wisuda lagi 😛


Mungkin saja ada beberapa pembuat kebijakan di negeri ini yang sempat membaca tulisanku sehingga mereka mungkin akan berfikir lagi bahwa masih banyak para pekerja yang berniat melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi. Akan tetapi karena waktu dan kesibukannya mereka enggan untuk melakukannya. Semoga saja kami-kami yang saat ini sedang di tempa di kawah candradimuka magister teknik ini bisa lulus tepat waktu sehingga kami bisa tetap konsentrasi pada pekerjaan dan keluarga yang selama ini kami lupakan sejenak. Semoga saja….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s