Jeritan Kaum Pekerja Di Akhir Oktober 2013

Bissmillah…

Ingin hidup sedikit lebih layak pun terasa sangat susah, apalagi untuk hidup bermewah-mewahan menikmati hasil memeras keringat selama sebulan. Inilah bukti bahwa pemerintah mengabaikan kesejahteraan kaum pekerja, padahal kita semua tahu bahwa kaum pekerja adalah penyumbang pajak yang signifikan di negeri tercinta ini. Pajak…pajak…pajak para pekerja harus dibayarkan kepada pemerintah setiap bulannya sudah menjadi kewajiban, akan tetapi setelah pekerja melakukan kewajibannya apakah pemerintah sudah melakukan kewajiban juga terhadap para pekerja…????

Sticker Mogok Nasional

Sticker Mogok Nasional


Sumber gambar

Bukannya ingin di hormati atau di segani, akan tetapi kami hanya ingin di dengarkan…!!!
Karena kami hanya menuntut apa yang sudah menjadi hak kami…!!!
Akan tetapi bukan sebagai pendengar setia seperti seorang istri yang dengan setia mendengarkan keluh kesah pasangannya di saat-saat sedang jatuh, kalian bahkan melihat kami dengan sebelah mata pun tidak…!!! Bahkan kalian melakukan tindakan yang sangat represif terhadap kami yang hanya ingin menyampaikan keluh kesah saja… Bukan itu saja, dengan pongahnya kalian menyewa para preman berseragam untuk menghadang kami… Jangan kalian pikir kami takut dengan tajamnya senjata yang terhunus dari balik pinggangmu. Kami hanya tidak ingin berseteru dengan mereka saja yang saat ini sedang di butakan mata hatinya. Karena mereka tetap saja saudara kami “seorang pekerja” yang saat ini berbeda haluan…

Sebegitu hinanya kah kami sebagai kaum pekerja…???
Sebegitu buruknya kah kami di pandanganmu…???
Apakah selamanya kami akan termarjinalkan….???
Meski untuk sekedar hidup layak pun terasa begitu sulit, kami akan perjuangkan apa yang sudah menjadi cita-cita kami. Kami akan lakukan apa yang kami bisa…!!! Karena pantang bagi kami untuk mundur dari medan pertempuran sebelum semuanya selesai….!!!

Diam berarti penghianat…!!!
Diam berarti tertindas….!!!
Lawan…lawan…lawan rezim upah murah….!!!
Pantang bagi kami menjadi penitip nasib….!!!
Pantang bagi kami menjadi penonton dari perubahan menuju Indonesia baru…!!!

Apakah kami akan diam melihat ketimpangan yang sedang terjadi di negeri tercinta ini…??? Melihat dengan mata kepala sendiri para expatriate dengan gaji 20 kali lipat dari kami yang harus menguras tenaga dan menyeka keringat dari pagi buta hingga malam menjelang pagi. Apakah kami tidak pantas menikmati apa yang seharusnya menjadi milik kami…??? Hidup berkecukupan dari hasil jerih payah kami…!!!

Bersatulah kawan-kawan buruh…!!!
Demi perubahan menuju buruh sejahtera….!!!
Demi perubahan menuju indonesia yang lebih baik….!!!
Semoga saja….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s