Maafkan Kami Pahlawan…

Maksud hati ingin lebih cepat datang ke kampus lebih pagi, entah kenapa jalan menuju kampus terasa begitu padat dan merayap padahal hari ini adalah hari minggu yang kebanyakan para pegawai kantoran libur. Mungkin karena kesibukan aktivitasku beberapa bulan belakangan ini yang nyaris tanpa istirahat sehingga membuatku sampai lupa hari ini tanggal berapa. Bukannya tidak menghargai pemerintah yang telah bersusah payah menentukan hari libur ataupun para ahli astronomi yang telah bersusah payah menyusun kalender tahunan, akan tetapi hanya karena kesibukan saja yang membuat diri ini lupa tanggal. Hanya tanggal 25 pada akhir bulan saja yang selalu ku ingat, karena tanggal tersebut ada transit sejumlah angka dan pemberitahuan langsung dari 3355 salah satu bank. Begitulah siklus bulanan seorang pekerja sejati yang hanya mengingat tanggal pembayaran gaji saja šŸ˜€

Meski sedikit miris karena tanggal setiap hari sampai lupa, tapi begitulah kenyataannya. Begitu juga dengan hari ini, pagi di hari minggu yang cerah sepertinya akan menjadi hari-hari yang biasa terlewati. Tak ada yang spesial di hari minggu ini, kecuali banyaknya para PNS berseragam menggunakan seragam KORPRI yang naik bus umum menuju kantornya. Sedikit penasaran di hati ini, akhirnya terpaksa ku buka HP dan ku cari menu aplikasi kalender. Alangkah terkejutnya diri ini mengetahui bahwa hari ini adalah tanggal 10 november 2013. Tanggal 10 november…? Bukankah hari ini adalah hari pahlawan…? Masyaallah, sampai lupa bahwa pada hari ini hampri 55 tahun yang lalu pemuda surabaya dan segenap masyarakat indonesia berjuang melawan sekutu yang di boncengi oleh NICA belanda untuk kembali menjajah negri ini.

Bukannya tidak menghargai jasa para pahlawan yang telah mengorbankan segenap jiwa dan raganya untuk negeri ini, akan tetapi semata-mata hanya lupa. Sekali lagi lupa yang terlalu sering yang terkadang membuat diri ini malu terhadap arwah para pendahulu kita. Meskipun telah lewat tak ada salahnya jika sejenak kita luangkan waktu 3 – 5 menit untuk memanjatkan do’a kepada para pahlawan yang telah gugur mempertahankan kemerdekaan negeri tercinta ini.

Barangkali hanya dengan do’a yang tulus dari kita ini, negeri tercinta akan terlepas dari belenggu kemiskinan dan terbebas dari segala aral yang melintang yang melanda. Mungkin bukan satu hal besar bagi negeri yang besar ini, akan tetapi mulai dari diri kita sendirilah segala sesuatu akan berubah. Semoga saja pengorbanan para pahlawan kita tidak sia-sia dan negeri tercinta ini akan sepenuhnya merdeka, baik merdeka secara lahiriah maupun merdeka secara batiniah.

Maafkan kami pahlawan, negeri ini belum sepenuhnya makmur seperti yang dahulu kalian cita-citakan. Kami belum sepenuhnya bisa meneruskan perjuangan kalian, dan semoga saja di moment ini kami bisa melanjutkan apa yang telah kalian cita-citakan…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s