Cerita Konyol Saat Menunggu Dosen

Ada-ada saja canda kecil teman-teman kuliah di saat waktu senggang menunggu dosen yang belum tentu datang di pagi yang cerah ini. Sebuah kenangan masa kecil ketika masih duduk di bangku sekolah, saat-saat berdiri mematung mengikuti upacara dengan hikmat. Ya… upacara bendera yang wajib dilakukan setiap hari senin pagi mulai dari bangku SD sampai SMA. Sebenarnya kangen juga lebih dari beberapa tahun ini belum mendapatkan kesempatan untuk mengikuti upacara bendera, bukan karena tidak mencintai negeri tercinta ini atau melupakan jasa-jasa besar para pahlawan akan tetapi semata-mata karena pekerja swasta jarang atau bahkan tidak pernah melakukannya. Kangen dengan panas pagi yang membuat seluruh baju seragam basah kuyup dan membuat kaki sedikit pegal.

Kembali ke gurauan kecil tadi ceritanya seperti ini : sang pemimpin upacara menaikan bendera yang cukup hikmat, entah karena merasa grogi karena yang hadir dalam upacara tersebut banyak atau grogi saja sehingga lupa ketika melakukan penghormatan kepada pembina upacara. Dengan suara yang lantang pemimpin upacara tersebut berkata ” Kepada……. Si Bapa itu, hormaaaaat grak !!!”. Kontan saja semua yang hadir menahan tawa karena menghormati upacara yang sedang berlangsung.

Upacara Bendera

Upacara Bendera


Sumber gambar
Yang kedua adalah cerita tentang ulah seorang pengendara motor atau yang biasa di sebut biker ketika ada rajia gabungan polisi lalulintas. Ketika rajia sedang berlangsung, seorang pengendara motor dengan membawa penumpang 3 orang yaitu istri dan anaknya di berhentikan oleh polisi untuk pemeriksaan surat-surat kendaraan bermotor. Terjadi dialog seperti ini :
Polisi : ” Selamat siang pak, boleh lihat surat-suratnya…! ”
Biker : ” Selamat siang juga pak, silahkan… ” (dengan jantung berdebar kencang dan gugup)
Polisi : (Sambil mencari kesalahan, si biker) ” Kenapa lampu besarnya mati … ? ”
Biker : ” Tadi masih nyala pak (padahal biker tahu lampunya memang mati dari rumah tadi)… ”
Polisi : ” Ini buktinya mati… ? ”
Biker : ” Mungkin anak saya yang duduk di depan ini pak dan jalan yang bergelombang (sambil nyari-nyari alasan… :D)
Polisi : ” Silahkan jalan pak… !” (Mungkin karena kasihan melihat si ibu dan anak yang terlalu lama menunggu)
Biker : ” Terima kasih pak… ”
Akhirnya si biker lega setelah polisi membiarkannya untuk lewat. Akan tetapi baru saja beberapa meter berjalan, si biker tersebut diberhentikan kembali oleh polisi yang lain. Dengan perasaan jantung lebih deg-degan dari yang pertama tadi karena yang memberhentikan adalah polisi dengan pangkat lebih tinggi yang kemungkinan besar adalah sang komandannya. Dengan agak gugup si biker memberanikan diri bertanya pada polisi tersebut.
Biker : ” Ada apa lagi pak…. ? ”
Polisi : ” Buru-buru si boleh pak, tapi istrinya jangan di tinggal dong…!!!
Rupanya karena saking gugupnya karena rajia gabungan, si biker lupa jika ketika pemeriksaan tadi si istri turun dari motor 😀 .
Pemeriksaan Surat

Pemeriksaan Surat


Sumber gambar
Lumayan juga dengan guyonan konyol seperti ini, pekerjaan menunggu dosen selama hampir satu jam akhirnya tidak terasa lama sehingga kuliah yang awalnya berasa ngantuk jadi lebih semangat lagi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s