Jajanan Sehat Saat SD

Sepertinya arah menuju kawasan wisata tanjung pakis kali ini tidak akan bisa kita kunjungi karena sampai jam 14.00 kami masih terjebak sekitar 5 km lagi dari lokasi. Bukan apa-apa karena kami sudah terjebak macet total selama hampir 3 jam lebih. Mustahil rasanya jika jam segini memaksakan diri untuk tetap ke lokasi. Apalagi jika melihat kendaraan dari arah selatan yang tak henti-hentinya berdatangan, semakin membuat semrawut saja lokasi jalan. Di tambah lagi oleh tanah becek dengan air yang menggenang, seolah mengamini penderitaan di siang ini.

Alih-alih mata ngantuk dan tenggorokan yang sudah mulai mengering, akhirnya mata ku tertuju pada sebuah warung di bahu jalan untuk sekedar beristirahat dari panas dan menghilangkan haus serta kantuk yang terasa amat menyiksa. Warung sangat sederhana yang hanya berbilik bambu dengan wanita paruh baya sebagai pemiliknya menawarkan minuman serta makanan ringan kepadaku.

Pemilik : “ mau pesan apa dik ?” (dengan logat betawi yang kental).

Aku      : “ ada kopi bu…? “

Pemilik : “ada… kopi apa nih ?”

Aku      : “ kopi hitam deh, 2 gelas…!”

Tak menunggu beberapa lama akhirnya kopi panas pun segera hadir di hadapan mata, dengan asap yang masih mengepul pertanda bahwa airnya sangat panas. Tanpa pikir panjang, langsung saja kopi tersebut ku minum untuk sedikit meredakan rasa kantuk yang sejak macet tadi terasa mendera. Sambil di iringi obrolan kecil mengenai tanggul di sebelah kiri warung, mataku terpana melihat sesuatu yang tidak begitu asing berada tepat dihadapanku di dalam toples kecil berwarna putih.

Isinya sangat ku kenal beberapa puluh tahun ke belakang, tepatnya ketika masih duduk di bangku SD dulu. Sebungkus susu raos dengan merek “raos” masih ada di zaman modern seperti ini pikirku. Sungguh sesuatu yang sangat langka ku dapatkan, apalagi di tempat tinggalku sekarang ini. Jajanan sehat bernama susu raos ini dahulu pada tahun 80an memang sebuah jajanan favorit. Karena ketika SD dahulu untuk membeli susu kaleng rasanya sangat sulit. Apalagi untuk susu kaleng coklat, untuk mampu membeli rasanya sangat tidak mungkin. Jadilah akhirnya susu raos ini sebagai alternatif pilihan untuk mengganti keberadaan susu kaleng coklat.

Susu Raos :D

Susu Raos

Untuk mendapatkan susu raos ini ternyata saat ini sangat sulit, karena jajanan ini perlahan mulai menghilang tergantikan oleh jajanan modern seperti susu kotak. Padahal rasa dan aroma susunya tidak jauh berbeda dengan susu kotak. Begitupula dengan harganya yang masih di bandrol dengan harga Rp.500. Sungguh sebuah jajanan murah nan sehat yang seharusnya patut dilestarikan. Bukan itu saja, ternyata di warung tersebut masih menyimpan beberapa jajanan masa kecilku dulu masih terpajang di sini, seperti minuman sari akar.

Sari Akar :D

Sari Akar

Pembuat & Exp datenya

Pembuat & Exp datenya

 

Meskipun hari ini tidak bisa menuju lokasi pantai tanjung pakis karena macet yang tak kunjung selesai, rasanya semua terobati oleh reuni dengan makanan ketika aku kecil dahulu. Semoga saja makanan-makanan sehat ini akan tetap lestari, sehingga kelak cucu-cucuku bisa merasakan juga nikmatnya meminum susu raos ini 😀 .

Secangkir Susu Raos :D

Secangkir Susu Raos 😀

 

~RTM
02-01-2014
Satui, Tanah Bumbu Kalimantan Selatan

Iklan

14 thoughts on “Jajanan Sehat Saat SD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s