Standar Keselamatan Pekerja Tambang Bag.2

Tulisan kedua ini adalah lanjutan dari tulisan pertama saya tentang safety di area pertambangan pada postingan sebelumnya.

Area Dumping Over Burden

Area Dumping Over Burden

Setelah semua proses safety induction sudah kita lalui, maka kita bisa memasuki area pertambangan. Ketika memasuki areal pertambangan lebih dalam lagi, kita akan disuguhkan dengan peraturan keselamatan kerja yang semakin ketat  lagi. Yang perlu diperhatikan jika kita memasuki area operasional pertambangan atau Pit Area, kita harus menggunakan Alat pelindung diri (APD) standar seperti : memakai seragam yang bereflektor, memakai safety helmet, memakai kacamata, memakai safety shoes, dan sebagainya.

APD Pekerja Tambang

APD Lengkap Pekerja Tambang

Akan tetapi meskipun kita sudah diizinkan masuk ke area operasi pertambangan, masih ada beberapa lokasi yang tetap tidak diperbolehkan kita memasukinya seperti : Area Bahan Peledak, Area Peledakan, Area Maintenance Unit, dll. Hanya orang-orang yang berkepentingan dan kompeten saja yang bisa memasuki are tersebut. Jadi pastikan untuk selalu melihat safety sign (tanda keselamatan) pada setiap area sehingga kita akan terhindar dari bahaya.

Jangan berharap anda akan berjalan kaki di areal operasi pertambangan berlama-lama, karena aktivitas kendaraan yang sangat padat merupakan salah satu bahaya yang cukup riskan. Akan tetapi semuanya sudah diatur dengan jelas, sehingga para operator alat berat tersebut mentaati peraturan yang diberikan oleh pihak safety. Terkadang yang saya perhatikan adalah “Para pekerja tambang lebih mentaati perturan lalulintas tambang, daripada mentaati peraturan lalulintas di jalan raya”. Mungkin konsekuensinya jelas bila melanggar maka mereka harus keluar dari site dan tidak bisa bekerja lagi atau mungkin kecelakaan yang terjadi akan sangat fatal seperti kejadian dibawah ini.

Accident in Pit Area

Accident in Pit Area

Berikut saya sampaikan beberapa peraturan keselamatan kerja dalam berkendara di area pertambangan :

  1. Setiap pengendara yang boleh mengendarai kendaraan di areal pertambangan adalah mereka yang telah ikut Training safety driving dan lulus uji serta mempunyai KIMPER (Kartu Izin Mengendarai Mobil Perusahaan) yang diterbitkan oleh perusahaan.
  2. Setiap pengemudi harus memastikan dirinya dan penumpangnya mengenakan sabuk pengaman. Batas penumpang tidak boleh melebihi jumlah tempat duduk. Jadi jangan berharap dapat tumpangan gratis jika tempat duduk sudah penuh.
  3. Setiap pengemudi dan penumpang harus bisa menunjukan ID Cardnya disetiap pos penjagaan baik di area non pit maupun area pit.
  4. Setiap operator truk besar dan unit besar lainnya wajib mengikuti training dan mengikuti simulasi mengemudi setiap beberapa bulan sekali.
  5. Setiap operator truk besar dan unit besar lainnya wajib memarkirkan kendaraannya di tempat yang sudah ditentukan, dan wajib mengikuti instruksi spoter di bawah. Spoter adalah orang yang berkompeten untuk memarkirkan alat berat (juru parkir) dan spoter tersebut harus telah mengikuti training dan bersertifikat.
  6. Kendaraan dilarang parkir di sembarang tempat, dan ketika memarkirkan kendaraanya harus menggunkan pengganjal ban yang diletakan di ban depan dan belakang.
  7. Kendaraan harus berhenti ketika melihat tanda “STOP” di perempatan jalan dan boleh berjalan kembali setelah 8 detik berhenti atau keadaan kiri-kanan serta depan kendaraannya sudah aman.
  8. Kendaraan harus benar-benar berhenti total, yang ditandai dengan ban depan yang tidak bergerak.
  9. Untuk berbelok ke kanan/kiri harus memberikan tanda beberapa meter sebelumnya dan tepat pada tikungan kendaraan harus benar-benar berhenti sebelum berbelok.
  10. Kendaraan kecil yang dapat memasuki areal pit adalah kendaraan khusus dengan penggerak 4WD serta mempunyai tiang dan bendera setinggi 3 meter atau lebih, berwarna body putih, Berlampu flashing light dan bereflektor.
Kendaraan Tambang 4 WD

Kendaraan Tambang 4 WD

Jadi jangan berharap untuk mengendarai segala jenis kendaraan baik itu kendaraan kecil, kendaraan besar, Forklift dan sebagainya jika anda tidak memiliki KIMPER atau didampingi orang yang terlatih karena taruhannya adalah pekerjaan & nyawa kita sendiri.

Tempat Parkir Alat Berat

Tempat Parkir Alat Berat

Bersambung…

~RTM
Diolah dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi

02-04-2014

Iklan

20 thoughts on “Standar Keselamatan Pekerja Tambang Bag.2

  1. “Para pekerja tambang lebih mentaati perturan lalulintas tambang, daripada mentaati peraturan lalulintas di jalan raya”. —> 😀

    para pengendara di jalan raya nggak khawatir akan keselamatan mereka…. tapi lebih takut kalau duit mereka hilang karena kena tilang polisi

  2. semua berjalan sesuai standar yang dibuat kalau di area tambang,
    kalau jalan raya, yang lalu lintas merasa jalan punyanya sendiri, yang lain numpang 😀

  3. Peraturan pertambangan memang taruhannya nyawa. Kepala bagian ESH ini harus tegas dalam menjalankan peraturan-peraturan ini. Memang hukumannya cukup tegas, jika tidak mau patuh ya silakan keluar dari area tambang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s