Ambil Ngendong

Akhirnya setelah menyita waktu, dana, tenaga dan pikiran selama hampir 3 bulan, acara hajatan untuk menikahkan ncing (baca:bibi_pen) saya yang bontot (baca : bungsu_pen), akhirnya selesai juga. Bukan apa-apa, rangkaian acara yang dimulai pada bulan maret sampai akhir juni sangat menyita semua anggota keluarga. Bukan hanya saya yang merasakan, akan tetapi para anggota keluarga yang lain pun merasakan hal demikian. Bisa dibayangkan sudah berapa angka yang mesti keluar untuk melaksanakan prosesi pernikahan ini? Di lain sisi, dengan adanya acara keriaan ini merupakan ajang reuni keluarga besar dari kakek buyut kami H. Ca’eng bin H.Lai’in yang mempunyai anak sekitar 13 orang. Bisa dibayangkan, jika dari 13 orang tersebut rata-rata memiliki 5 orang anak? Ya… karena hanya keluarga dari saya saja yang memiliki 2 orang anak, selebihnya rata-rata memiliki 5 orang anak. Sebuah reuni keluarga besar tentunya dan hanya bisa terjadi hanya pada acara-acara besar seperti ini, karena biasanya pada saat idul fitri sebagian anak cucunya yang memiliki pasangan dari luar pulau terkadang tidak bisa hadir dan memilih pulang ke kampung pasangannya.

Acara terakhir dari rangkaian proses ini adalah ambil ngendong atau biasa kami bilang juga balik bale. Nah, terdengar cukup asing mungkin di telinga kita semua. Acara ambil ngendong sebenarnya adalah sebuah keriaan atau acara resepsi yang dilakukan dirumah orang tua sang pengantin laki-laki. Dalam hal ini kami harus menyiapkan berbagai macam persiapan seperti acara ngebesan.

Kue dan Sayur Bawaan

Kue dan Sayur Bawaan

Meski bawaan untuk acara ambil ngendong tersebut tidak sebanyak seperti ngebesan atau ngerudat, akan tetapi tetap saja pengantin wanita harus mempersiapkan berbagai macam kue seperti kue dodol, kue geplak, kue uli, kue uli, kue pepe dan sayur seperti sayur so’un, rendang daging, opor & semur ayam serta bandeng pesmol. Gak lupa juga menu favorite keluarga seperti semur jengkol terkadang dipersiapkan juga.

Mempersiapkan Jengkol :D

Mempersiapkan Jengkol πŸ˜€

Makanan tadi nantinya akan dibawa oleh rombongan besan dari pengantin wanita ke acara resepsi pengantin laki-laki. Satu hal unik yang perlu diketahui oleh para pembaca adalah semua bawaan tersebut nantinya harus dibayar oleh sang pengantin laki-laki. Meskipun tidak mematok harga, akan tetapi mereka biasanya hanya mengira-ngira saja berapa harga yang pantas dari bawaan tersebut. Begitupun juga jika nanti setelah acara resepsinya selesai, dan pengantin membawa tentengan rantang yang isinya bawaan dari pengantin wanita. Jangan coba-coba untuk mencicipinya, karena jika kita mencicipinya berarti kita sudah siap membayar makanan tersebut. Mungkin mengeluarkan uang untuk makanan tersebut tidak seberapa besar, akan tetapi dari tradisi ini dapat saya tarik kesimpulan bahwa sebenarnya orang Betawi sangat senang untuk berbagi. Dan uang tersebut merupakan bantuan ala kadarnya dari para saudara dekat mempelai laki-laki yang sudah mengeluarkan banyak biaya untuk proses pernikahannya.

Sebuah tradisi yang cukup unik dan masih terpelihara dengan baik di kampung halaman saya…

~RTM

07-05-2014

Iklan

20 thoughts on “Ambil Ngendong

  1. Menyenangkan kalau tradisi masih terpelihara baik πŸ™‚ btw aku baru tau ada tradisi ini lho.
    Kadang ya mikir, kalo kita ngejalanin tradisinya ok ya ribet dan repot tapi kalau ngelia orang lain yang ngejalanin dan terlihat bagus terus ikutan merasa bangga sama tradisinya. Hiiihi

    • Hihihi…Terkadang emang ribet kalo dipikir mah. Akan tetapi mungkin karena keluarga besar yang ngejalanin terus masih pada kompakan, jadinya meski harus nelan biaya yang cukup besar dan waktu yang lama semuanya akan terasa ringan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s