Hutan Pinus Gunung Pancar, Sentul Bogor

Mendengar pohon pinus saja, pikiran kita sudah pasti langsung menerawang dengan suasana rindang dan harum dari getah pohon tersebut.  Suasana di hutan pinus ini sangat sejuk, bahkan cenderung bersuhu lembab. Hal ini disebabkan oleh rindangnya daun-daunan dari pohon pinus yang menutupi area hutan, sehingga tidak heran jika disekitar pohon pinus tanahnya akan menjadi cukup basah.

Hutan pinus merupakan hutan ekosistem yang memiliki daun berbentuk jarum. Hutan pinus merupakan jenis hutan dengan tanaman yang bersifat homogen. Hutan ini hidup pada daerah yang mempunyai kondisi iklim sedang. Pohon pinus tidak mampu bertahan hidup pada daerah resapan air, karena pohon pinus memiliki daun yang berbentuk jarum serta banyak mempunyai stomata, sehingga akan banyak menyerap dan menguapkan air.

Pohon pinus adalah tumbuhan yang semuanya tergabung dalam marga Pinus. Pohon pinus banyak terdapat di hutan-hutan milik Perhutani yang sengaja dibudidayakan untuk dimanfaatkan kayu dan getahnya, serta konservasi lahan.

Tak ada salahnya, rindu suasana pegunungan dan jalur pendakian yang tak pernah kesampaian karena jadwal kerja yang sangat sibuk akhirnya liburan kali ini di isi dengan menyambangi salah satu obyek wisata yang dekat dengan rumah di Bekasi. Ya, Hutan pinus gunung Pancar atau biasa orang menyebutnya dengan hutan pinus Sentul.

Gunung Pancar adalah sebuah gunung yang memiliki ketinggian kurang lebih 800 meter diatas permukaan laut yang terletak di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Gunung Pancar termasuk ke dalam Taman Wisata Alam (TWA) dibawah Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat. Tetapi sejak 1994, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat maka PT. Wana Wisata Indah di beri Hak Pengusahaan Pariwisata Alam di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Pancar ini. Jadi, tempat ini memang boleh digunakan sebagai obyek wisata, berbeda ya dengan Cagar Alam yang membutuhkan Simaksi untuk masuk ke dalam tempatnya.

Akses masuk ke lokasi wisata ini tidak begitu sulit. Jika anda berangkat dari daerah Cikarang. dapat melewati tol dan keluar di Gerbang Tol Sentul Selatan kemudian terus saja mengikuti jalan melewati Desa Babakan Madang dan Desa Karang Tengah. Jika kita lewat jalan biasa, maka dari pertigaan jalan narogong bekasi dan fly over Cileungsi kita ambil jalan lurus menuju ke arah Citeureup hingga sampai Pasar Citeureup kemudian sirkuit Sentul. Tidak usah khawatir, lanjutkan perjalanan hingga menyusuri jalan Babakan Madang hingga nanti bertemu dengan obyek wisata Jungle Land. Ambil daan lurus dan sedikit menanjak hingga anda menemukan warung sate kiloan. Dari tempat tersebut lokasi hutan pinus sudah tidak begitu jauh. Kondisi jalan beraspal dan cukup baik dengan jarak ± 13 km dan waktu tempuh ± 20 menit. Apabila menggunakan sepeda motor atau sepeda, bisa melewati Desa Cimahpar yang tembus ke Sentul Selatan juga.

Di tempat ini, tersedia pemandian air panas, makam keramat, dan menikmati pergelaran kesenian tradisional daerah yang dikelola oleh masyarakat sekitar. Wisata alam sambil olahraga (hiking, berkemah, berkuda, bersepeda, tenis, berenang (air panas), lintas alam) dan wisata konvensi (berwisata sambil melakukan seminar, rapat, konferensi) juga bisa dilakukan disini. Tapi, yang bikin Gunung Pancar jadi hitz banget adalah pohon pinusnya itu! Keren buat foto!

Nah, buat yang berencana melakukan pre-wedding, tempat ini juga bisa dijadikan tempat pre-wed. Suasana yang teduh, nyaman, dan romantis banget cocok untuk dijadikan background foto. Jika ingin melakukan aktivitas kegiatan alam terbuka, tempat ini juga cocok sebagai latihan dasar buat pemula. Fasilitas MCK dan toilet cukup bagus sehingga memudahkan pengunjung melakukan aktivitasnya.

Tarif memasuki tempat wisata ini tidaklah mahal, cukup Rp 2000/orang untuk wisatawan lokal. Apabila pengunjung membawa kendaraan,  dikenakan biaya Rp 20.000/motor dan Rp 100.000/mobil.

Pohon Pinus

Hampir semua bagian pohonnya dapat digunakan, antara lain bagian batangnya dapat disadap untuk diambil getahnya. Getah dari pohon pinus dapat diolah menjadi bahan dasar pengencer cat. Hasil kayunya bermanfaat untuk konstruksi, korek api, pulp, dan kertas serat panjang.

Pohon pinus mempunyai banyak manfaat, di Indonesia umumnya pembuatan kertas berbahan dasar kayu, serat dari kayu pohon pinus tersebut dicampur dengan bahan kimia agar lebih menguatkan kertas. Bahkan yang perlu kamu tahu ternyata pohon pinus tidak hanya dapat digunakan sebagi bahan dasar pembuat kertas, tetapi dapat juga digunakan sebagai obat untuk berbagai macam penyakit.

Pohon ini mengandung flavanoid dan vitamin C, sebagai antioksidan dapat memperlancar peredaran darah dan meningkatkan daya tahan ingat pada manusia yang sudah lanjut usia. Bau yang dikeluarkan oleh tumbuhan ini dapat mengurangi tingkat stres, berjalan-jalan atau berada dibawah pohon ini selama 15 menit dapat menurunkan stres dari menghirup aromanya saja. Selain itu, aroma dari daun pohon pinus dapat juga menenangkan emosi yang tinggi.

Aroma dari pohon pinus dapat menyembuhkan penyakit bronkitis. Caranya sangat mudah, hanya menambahkan tiga tetes minyak esensial pinus pada semangkuk air panas lalu tutupi kepala dengan handuk, dan hirup aroma pinus melalui hidung dan mulut. Dapat pula meredakan nyeri-nyeri otot dengan menjadikan pohon pinus sebagai salah satu bahan dasar pembuatan minyak gosok.

Itulah tadi sedikit ulasan tentang Hutan pinus beserta manfaatnya. Semoga bisa menambah wawasan kamu tentang tumbuhan pinus.

Sumber : 1. Satujam
2. Hellobogor 

¬RTM
27-04-17

 

 

 

 

Iklan