Menjadi Seorang Ahli K3 Umum

Safety biasa kita menyebutnya adalah suatu kegiatan yang ditujukan untuk mencegah semua jenis kecelakaan yang ada kaitannya dengan lingkungan dan situasi kerja. Sebagai seorang yang sudah familiar betul dengan dunia keselamatan dan kesehatan kerja baik itu di area kerja pertambangan maupun manufaktur, rasanya bukan hal yang cukup rumit untuk mengikuti pelatihan menjadi seorang Ahli K3 umum. Pada awalnya saya pikir untuk menjadi seorang ahli K3 adalah mereka yang telah melalui ujian pelatihan K3 umum dari Kemenakertrans saja selama kurang lebih 12 hari dengan materi pelatihan berupa masalah teknis saja. Akan tetapi ternyata materi nya semua menyangkut undang-undang Kesehatan & Keselamatan Kerja, Undang-undan Ketenagakerjaan, dan puluhan undang-undang yang lain.

Bisa dibayangkan, saya yang notabene dari lahir mengenyam ilmu teknik kan kelabakan kalau disuguhin dengan peraturan perundang-undangan seperti ini. Lain halnya kalau ibu negara di rumah yang ikut pelatihan, pastinya semua Perpu, Permen, dan Peraturan lain akan dilahapnya habis tanpa sisa. Jangankan untuk menghapal puluhan pasal beserta ayat-ayatnya, untuk sekedar mengerti tata bahasanya aja sudah bikin kepala pusing dan mual. Beruntung, semua itu bisa saya siasati dengan cara yang cukup simple yaitu dengan cara menjadikan buku kumpulan undang-undang sebagai bantal. Harapannya sih biar nempel sama otak, kan lumayan bisa ngirit tenaga. 😀

Tidak semuda itu ferguso…. ! Harus dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Ya menghapal versi waktu zaman ngaji baheula, yaitu bangun shalat malam langsung buka kitab undang-undang. Di jamin bakal ngatuk pas masuk kelas nanti siangnya.

Setelah melewati hari yang melelahkan selama 10 hari, tiba saatnya saya melakukan Praktek Kerja Lapangan (P.K.L) seperti yang biasa dilakukan saat masih duduk di bangku SMA. Ya, kami harus melakukan observasi di salah satu perusahaan untuk melihat kinerja apakah perusahaan tersebut sudah baik atau belum dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Perusahaan yang saya akan observasi adalah PT. Arnotts’s Indonesia plant Bekasi. Sebagai sebuah PMA, perusahaan ini sudah sangat baik dalam penerapan SMK3. Mungkin sudah menjadi habit dari perusahaan Amerika, sehingga di setiap lini kami hanya sedikit menemukan kondisi yang berbahaya.

Selesai melaakukan PKL, tiba saatnya untuk membuat sebuah laporan yang harus di presentasikan di hadapan pengawas dari Kementrian Ketenagakerjaan. What…. ? harus presentasi dan sidang lagi ? Padahal baru setahun kebelakang, saya habis di keramasi oleh penguji saat sidang tesis kemarin. Tapi memang rejeki anak soleh, untuk kali ini pengawasnya spesialis di bidang Hygiene dan Kesehatan Lingkungan. Sedangkan bidang yang kami presentasikan adalah : Mekanik, Pesawat Uap dan Bejana Tekan dam Alat Angkat Angkut. Jadi mungkin akan sedikit sekali pertanyaan dari pihak kementrian untuk menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan ketiga materi tersebut.

WhatsApp Image 2019-09-07 at 14.13.32Hari yang di nanti pun tiba, gemetar rasanya seluruh tubuh karena beberapa jam ke depan kami di uji dengan 3 soal yaitu : pilihan ganda. essay dan studi kasus, dan besok nya akan di lanjutkan dengan seminar. Dari keempat metode tes tersebut, saya khawatir dengan pilihan ganda. Karena meski jawabannya sudah ada, tetapi jika salah pilih hal ini akan berakibat fatal ke depannya. Target saya sih, untuk post test ini tidak di ulang lagi ujian nya. Bissmillah aja lah, yang penting hasil akhirnya.

Berikut adalah beberapa tugas pokok dan wewenang serta dasar hukum dari seorang Ahli K3 Umum.                                                                                                                                                                                                                                                                                                         PERAN AHLI K3 :

  1. Sebagai sekretaris pada P2K3 di lini fungsional.
  2. Memfollow up rekomendasi atau saran dan perkembangan yang telah disepakati  kedua belah pihak di lini struktural.

KEWAJIBAN AHLI K3 :

  1. Membantu mengawasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan K3 sesuai dengan bidang yang ditentukan.
  2. Memberikan laporan kepada Menteri atau pejabat yang ditunjuk sesuai keputusan penunjukannya yaitu tiap 3 bulan atau ditentukan lain bagi Ahli K3 Umum serta setiap selesai memberikan jasa bagi Ahli K3 yang berada pada perusahaan jasa.
  3. Merahasiakan segala keterangan tentang rahasia perusahaan/instansi yang di dapat berhubungan dengan jabatannya.

WEWENANG AHLI K3 :

  1. Memasuki tempat kerja sesuai dengan penunjukan.
  2. Meminta keterangan dan atau informasi mengenai pelaksanaan syarat-syarat K3 di tempat kerja sesuai sengan penunjukan.
  3. Memonitor, memeriksa, menguji, menganalisa, mengevaluasi dan memberikan persyaratan serta pembinaan K3 yang meliputi :
  • Keadaan dan fasilitas tenaga kerja
  • Keadaan mesin, pesawat, alat-alat kerja, instalasi serta peralatan lainnya
  • Penanganan bahan-bahan
  • Proses produksi
  • Sifat pekerjaan
  • Cara kerja
  • Lingkungan kerja

Peraturan-peraturan yang mengatur standar kompetensi K3 :

  1. Undang-undang No. 1 tahun 1970
  2. Undang-undang Uap dan Peraturan Uap 1930
  3. Permen No. 01/Men/1976 tentang Wajib Latihan Hyperkes bagi Dokter Perusahaan.
  4. Permen No. 03/Men/1978 tentang Penunjukan dan Wewenang serta Kewajiban Pegawai Pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
  5. Permen No. 01/Men/1979 tentang Wajib Latihan Hyperkes bagi Para Medis Perusahaan.
  6. Permen No. 02/Men/1982 tentang Klasifikasi Juru Las.
  7. Permen No. 03/Men/1982 tentang Pelayanan Kesehatan Tenaga Kerja.
  8. Permen No. 04/Men/1987 tentang P2K3.
  9. Permen No. 01/Men/1988 tentang Klasifikasi dan Syarat-Syarat Operator Pesawat Uap.
  10. Permen No. 01/Men/1989 tentang Klasifikasi dan Syarat-syarat Operator Keran Angkat.
  11. Permen No. 02/Men/1992 tentang TataCaraPenunjukan Kewajiban&Wewenang Ahli K3.
  12. Permen No. 04/Men/1995 tentang Perusahaan Jasa K3.
  13. Permen No. 05/Men/1996 tentang Sistem Manajemen K3.
  14. Permen No. 03/Men/1999 tentang Pengawasan Lift Listrik.
  15. Keputusan Menteri Tenaga Kerja R.I. No. Kep. 186/Men/1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja.

Program Kerja :

  • Safety meeting
  • Inventarisasi permasalahan K3
  • Identifikasi dan inventarisasi sumber bahaya
  • Penerapan norma K3
  • Inspeksi secara rutin dan teratur
  • Penyelidikan dan analisa kecelakaan
  • Prosedur dan tata cara evakuasi
  • Catatan dan data K3
  • Laporan pertanggungjawaban
  • Penelitian

Klasifikasi jabatan personil K3 yang diharapkan di tempat kerja/perusahaan (usulan)

  • Auditor K3
  • Ahli Keselamatan Kerja (Occupational Safety Expert)
  • Ahli Kesehatan Kerja (Occupational Health Expert)
  • Ahli Higiene Industri (Industrial Hygienist)
  • Ahli Toksikologi (Occupational Toxicologist)
  • Ahli Efidemoligi (Occupational Epidemologist)
  • Ahli Ergonomi
  • Ahli Kedokteran Kerja (Occupational Medicine)
  • Ahli Kebakaran (Occupational Fire Safety Expert)
  • Tenaga Perawat (Occupational Nurse)
  • Operator

– Boiler  – Teknisi Listrik  – Spesialis Uap, Bejana Tekan, Kimia

– Crane  – Teknisi Lift     dan Angkat & Angkut

– Forklift  – Teknisi Kebakaran

– Juru Las

 

Sumber : Sini

~ RTM 13 09 19

Dan akhirnya, cewek lagi

Seperti biasa di penghujung bulan, banyak target yang belum kesampaian. Alih-alih ingin belajar nulis, malah disibukan dengan berbagai macam kesibukan kantor dan keluarga. Niatnya sih ingin berleyeh-leyeh setelah jurnal sudah approved, tapi apa daya ternyata tenaga ini masih dibutuhkan oleh khalayak ramai. Namanya juga milik rame-rame, ya udah pasti mesti bolak balik jadi seperti setrikaan. Harus kuat, pokoknya harus bisa mewakili semua orang. Meski terkadang ada rasa menolak dalam hati, kenapa mesti saya yang harus melakukan.

WhatsApp Image 2019-06-27 at 15.32.54Alhamdulillah, tepat di tanggal 02 juni 2019 kemarin kami masih diberi kepercayaan oleh Tuhan pemilik alam untuk merawat putri ke-3 kami. Inilah kali kedua harus ikut serta menemani ibu negara dalam proses persalinan. Untuk kesekian kalinya rambut harus siap untuk dijambak pada saat proses kontraksi. Sebenarnya untuk saya pribadi, tidak ada masalah dengan ceceran darah pada saat proses persalinan ini. Nah, yang jadi masalah adalah kondisi waktu itu pas perut kosong karena sedang puasa. Ditambah prosesnya udah hampir jam 14.00 sore, bisa dibayangkan gimana rasanya perut di ubek-ubek liat ceceran dan bau amis darah persalinan. Dijamin dah bakal nyel-nyelan klo inget waktu itu.

Beruntung juga sih, proses nya berjalan cepat dan tidak butuh waktu lama seperti anak kami yang kedua. Beruntung juga, proses persalinan terjadi pada H-2 hari raya idul fitri 1440 H. Coba klo pas H-1, bisa kebayang klinik persalinan tutup semua. Untung saja si teteh bidan nya belum pulang mudik, baru ketika tanggal 03 juni beliau bisa mudik dan kami pun sudah pulang ke rumah dengan tenang. Alhasil, lebaran idul fitri kali ini kami berlima tidak bisa pulang kampung ke Cikarang lagi. Meskipun hiruk pikuk lebaran di kampung orang lebih ramai dibandingkan dengan kota kelahiran, tetapi tetap saja aroma khas Bekasi yang membuat kami selalu kangen dengan kota sepanas ini.

Meski ada sedikit gurat kecewa di keluarga karena semuanya anggota keluargaku putri-putri cantik, hal itu tidak mengurangi rasa syukur kami kepada sang khalik. Biarlah, anugerah ini akan menjadikan kami sebagai pribadi-pribadi yang penuh syukur. Semoga saja kelak kau akan menjadi seorang hafidzah qur’an sama seperti kakak-kakakmu dan meneruskan cita-cita kedua orang tua mu sehingga menjadikanmu menjadi kebanggaan nusa, bangsa serta agama.

Selamat datang ke dunia RE. Dhaulaghiri Ramadhani Ainnur Rahmat .

 

~RTM 27 06 19

Hidup Harus Ada Tantangan

Zona aman

Ilustrasi

Enam bulan lebih berkutat dengan tugas kampus yang bikin turun drastis berat badan dan bikin kantong mata semakin menyerupai kantong semar. Gimana mau ngeblog, bahan buat tulisan laporan tesis aja masih banyak yang di corat coret. Nasib menjadi mahasiswa tingkat akhir, maju salah gak maju bakal kena DO. Kalau bukan karena desakan ibu negara sama orang-orang di belakang layar, rasanya udah males banget buat ngelarin kuliah ini. Bukan sombong, hambur-hambur uang buat kuliah S2, tapi nyatanya otak gak kesampaian kalo ngadepin pembimbing dengan gelar yang panjang kaya kontainer 40 feet.

Tapi hidup memang harus ada tantangan, mau gak mau tetap di hadepin juga ntu ujian. Beruntung juga, dapat pembimbing dengan gelar panjang tapi orangnya ngenakin banget. Gak bisa bimbingan di kampus, bisa bimbingan di rumah. Gak bisa bimbingan di rumah, bimbingan dimana aja. Cuma yang jadi masalah, otak gua ga nyampe kalo harus ngikutin dia. Secara volume otak gua lebih kecil dari beliau, akibatnya gak bisa ngejar apa yang beliau sampaikan 😀

Anyway, terima kasih banyak Prof. Ir. Djoko W. Karmiadji.,MSME.,Ph.D yang udah susah payah buat ngebimbing tesis, meski semuanya masih jauh dari harapan. Masih ada beberapa tahap yang harus di selesaikan, sebelum semuanya seperti ijazah dan gelar master halal untuk di pakai. Jurnal internasional masih menunggu rilis, TOEFL sudah kelar, dan poster juga udah di print out. Jadi, tinggal nunggu waktu aja buat ngambil ijazah ke kampus tercinta.

Tinggal selanjutnya aja mau apa ? Tetap berkarir di tempat lama, atau ambil tawaran mengajar S1 di salah satu perguruan tinggi. Ah sudahlah, yang penting sekarang mah mulai lagi belajar nulis. Udah lama otak gak di asah, jadinya rada bebal dikit klo di pake buat nulis. Bissmillah aja, mumpung rada senggang siapa tau jadi bisa nulis lagi.

 

~RTM
05 04 19

Kejutan September

Subhanallah, bulan ini adalah bulan penuh dengan kejutan yang menguras pikiran dan tenaga. Bagaimana tidak, ada kegembiraan dan kesedihan di bulan ini menjadi satu titik pendewasaan bagi saya. Mulai dari musibah yang datang silih berganti, kehilangan sosok keponakan yang saya cintai yang pergi secepat dia kilat. Hanya dalam waktu beberapa hari sakit, dia pergi meninggalkan kami secepat itu. Jujur, saya goyah ketika mendapat musibah yang terlalu mendadak. Saat kedua orang tua sedang menunaikan ibadah haji. Tapi itulah rencana Tuhan, kita hanya bisa pasrah dan berdoa saja. Kami mencoba untuk tetap ikhlas dengan rencana Nya.

Ada juga momen bahagia saat mengetahui bahwa orang tua tahun ini sudah mendapatkan jatah akan berangkat ke tanah suci. Meskipun sedikit khawatir tentang penyakit yang diderita Abah, tapi kami optimis beliau bisa melewati semuanya dengan baik. Benar saja, beliau sehat walafiat hingga kembali ke tanah air.

Ada momen bahagia juga saat di bulan ini ada dua orang yang menjadi sandaran tempat bernaung merayakan hari kelahiran. Ditambah sidang tesis yang telah berhasil terlewati dengan baik meskipun penguji nya mantan menteri perhubungan di era presiden Gus Dur. Alhamdulillah meski telat, IPK sangat memuaskan. Tinggal menunggu perbaikan dan nilai A pun sudah di tangan.

Dibulan ini juga, ada momen bahagia saat mengetahui istri sedang hamil anak ke empat. Subhanallah, bulan penuh dengan kejutan. Insyaallah masih banyak kejutan lain yang menjadi rahasia sang khalik….

 

 

~RTM 310918

 

 

 

Hutan Pinus Gunung Pancar, Sentul Bogor

Mendengar pohon pinus saja, pikiran kita sudah pasti langsung menerawang dengan suasana rindang dan harum dari getah pohon tersebut.  Suasana di hutan pinus ini sangat sejuk, bahkan cenderung bersuhu lembab. Hal ini disebabkan oleh rindangnya daun-daunan dari pohon pinus yang menutupi area hutan, sehingga tidak heran jika disekitar pohon pinus tanahnya akan menjadi cukup basah.

Hutan pinus merupakan hutan ekosistem yang memiliki daun berbentuk jarum. Hutan pinus merupakan jenis hutan dengan tanaman yang bersifat homogen. Hutan ini hidup pada daerah yang mempunyai kondisi iklim sedang. Pohon pinus tidak mampu bertahan hidup pada daerah resapan air, karena pohon pinus memiliki daun yang berbentuk jarum serta banyak mempunyai stomata, sehingga akan banyak menyerap dan menguapkan air.

Pohon pinus adalah tumbuhan yang semuanya tergabung dalam marga Pinus. Pohon pinus banyak terdapat di hutan-hutan milik Perhutani yang sengaja dibudidayakan untuk dimanfaatkan kayu dan getahnya, serta konservasi lahan.

Tak ada salahnya, rindu suasana pegunungan dan jalur pendakian yang tak pernah kesampaian karena jadwal kerja yang sangat sibuk akhirnya liburan kali ini di isi dengan menyambangi salah satu obyek wisata yang dekat dengan rumah di Bekasi. Ya, Hutan pinus gunung Pancar atau biasa orang menyebutnya dengan hutan pinus Sentul.

Gunung Pancar adalah sebuah gunung yang memiliki ketinggian kurang lebih 800 meter diatas permukaan laut yang terletak di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Gunung Pancar termasuk ke dalam Taman Wisata Alam (TWA) dibawah Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat. Tetapi sejak 1994, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat maka PT. Wana Wisata Indah di beri Hak Pengusahaan Pariwisata Alam di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Pancar ini. Jadi, tempat ini memang boleh digunakan sebagai obyek wisata, berbeda ya dengan Cagar Alam yang membutuhkan Simaksi untuk masuk ke dalam tempatnya.

Akses masuk ke lokasi wisata ini tidak begitu sulit. Jika anda berangkat dari daerah Cikarang. dapat melewati tol dan keluar di Gerbang Tol Sentul Selatan kemudian terus saja mengikuti jalan melewati Desa Babakan Madang dan Desa Karang Tengah. Jika kita lewat jalan biasa, maka dari pertigaan jalan narogong bekasi dan fly over Cileungsi kita ambil jalan lurus menuju ke arah Citeureup hingga sampai Pasar Citeureup kemudian sirkuit Sentul. Tidak usah khawatir, lanjutkan perjalanan hingga menyusuri jalan Babakan Madang hingga nanti bertemu dengan obyek wisata Jungle Land. Ambil daan lurus dan sedikit menanjak hingga anda menemukan warung sate kiloan. Dari tempat tersebut lokasi hutan pinus sudah tidak begitu jauh. Kondisi jalan beraspal dan cukup baik dengan jarak ± 13 km dan waktu tempuh ± 20 menit. Apabila menggunakan sepeda motor atau sepeda, bisa melewati Desa Cimahpar yang tembus ke Sentul Selatan juga.

Di tempat ini, tersedia pemandian air panas, makam keramat, dan menikmati pergelaran kesenian tradisional daerah yang dikelola oleh masyarakat sekitar. Wisata alam sambil olahraga (hiking, berkemah, berkuda, bersepeda, tenis, berenang (air panas), lintas alam) dan wisata konvensi (berwisata sambil melakukan seminar, rapat, konferensi) juga bisa dilakukan disini. Tapi, yang bikin Gunung Pancar jadi hitz banget adalah pohon pinusnya itu! Keren buat foto!

Nah, buat yang berencana melakukan pre-wedding, tempat ini juga bisa dijadikan tempat pre-wed. Suasana yang teduh, nyaman, dan romantis banget cocok untuk dijadikan background foto. Jika ingin melakukan aktivitas kegiatan alam terbuka, tempat ini juga cocok sebagai latihan dasar buat pemula. Fasilitas MCK dan toilet cukup bagus sehingga memudahkan pengunjung melakukan aktivitasnya.

Tarif memasuki tempat wisata ini tidaklah mahal, cukup Rp 2000/orang untuk wisatawan lokal. Apabila pengunjung membawa kendaraan,  dikenakan biaya Rp 20.000/motor dan Rp 100.000/mobil.

Pohon Pinus

Hampir semua bagian pohonnya dapat digunakan, antara lain bagian batangnya dapat disadap untuk diambil getahnya. Getah dari pohon pinus dapat diolah menjadi bahan dasar pengencer cat. Hasil kayunya bermanfaat untuk konstruksi, korek api, pulp, dan kertas serat panjang.

Pohon pinus mempunyai banyak manfaat, di Indonesia umumnya pembuatan kertas berbahan dasar kayu, serat dari kayu pohon pinus tersebut dicampur dengan bahan kimia agar lebih menguatkan kertas. Bahkan yang perlu kamu tahu ternyata pohon pinus tidak hanya dapat digunakan sebagi bahan dasar pembuat kertas, tetapi dapat juga digunakan sebagai obat untuk berbagai macam penyakit.

Pohon ini mengandung flavanoid dan vitamin C, sebagai antioksidan dapat memperlancar peredaran darah dan meningkatkan daya tahan ingat pada manusia yang sudah lanjut usia. Bau yang dikeluarkan oleh tumbuhan ini dapat mengurangi tingkat stres, berjalan-jalan atau berada dibawah pohon ini selama 15 menit dapat menurunkan stres dari menghirup aromanya saja. Selain itu, aroma dari daun pohon pinus dapat juga menenangkan emosi yang tinggi.

Aroma dari pohon pinus dapat menyembuhkan penyakit bronkitis. Caranya sangat mudah, hanya menambahkan tiga tetes minyak esensial pinus pada semangkuk air panas lalu tutupi kepala dengan handuk, dan hirup aroma pinus melalui hidung dan mulut. Dapat pula meredakan nyeri-nyeri otot dengan menjadikan pohon pinus sebagai salah satu bahan dasar pembuatan minyak gosok.

Itulah tadi sedikit ulasan tentang Hutan pinus beserta manfaatnya. Semoga bisa menambah wawasan kamu tentang tumbuhan pinus.

Sumber : 1. Satujam
2. Hellobogor 

¬RTM
27-04-17

 

 

 

 

Nasib Pekerja Tambang Jika Perusahaan Tutup

Ilustrasi pekerja tambang

Ilustrasi pekerja tambang

Terinspirasi dari pertanyaan salah seorang teman di fb mas Ibra Rodes, tentang bagaimana kelak nasib dari seorang pekerja tambang jika bahan yang ditambang sudah habis? Tentunya perusahaan akan melakukan efisiensi besar-besaran untuk memangkas pengeluaran perusahaan. Sebenarnya, saya agak sedikit kerepotan untuk menjawab pertanyaan tersebut, karena aslinya saya bukanlah seorang yang mengerti tentang legal. Saya hanyalah bekas seorang pekerja tambang yang pernah merasakan bagaimana situasi di area tambang saat tambang tersebut berhenti beroperasi dan bahkan hingga tutup.

Pada umumnya, perusahaan akan melakukan pemberitahuan pada karyawan tentang masa kontrak perusahaan. Sejak awal bekerja, seorang karyawan akan diberikan pengetahuan mengenai jangka waktu izin beroperasi perusahaan di Indonesia. Jadi, karyawan bisa bersiap-siap atau setidaknya tahu konsekuensi bahwa perusahaan tempatnya bekerja punya waktu beroperasi yang terbatas.

Bagi perusahaan yang baik, mereka tidak akan mem-PHK karyawan secara tiba-tiba. Beberapa saat sebelum kontrak izin operasi di Indonesia usai, mereka akan kembali melakukan pemberitahuan pada karyawan. Proses PHK juga dilakukan secara benar sesuai prosedur hukum. Biasanya, karyawan akan diberikan surat keterangan mengenai alasan mereka di-PHK. Surat ini dapat digunakan sebagai bukti bahwa alasan PHK bukan berada di pihak karyawan.

Salah satu contoh dari kasus perusahaan tambang yang beroperasi di Indonesia dan akan habis kontraknya adalah perusahaan tambang Chevron di Kalimantan Timur. Kontrak kerja perusahaan ini dengan Pemerintah Indonesia dalam penggarapan proyek Blok East Kalimantan, akan habis pada tahun 2018 dan memutuskan tidak akan diperpanjang.

Seperti dilansir dari situs berita dan riset Katadata, pihak Chevron mengatakan akan mempertahankan sejumlah karyawan untuk bekerja di proyek tambang milik Chevron di wilayah Indonesia lain. Sedangkan mereka yang tidak dipindahkan di tambang lain, akan menerima PHK disertai kompensasi sesuai dengan perjanjian kerja. Sedangkan aset Blok East Kalimantan akan dikembalikan oleh Chevron ke pemerintah Indonesia.

Di samping itu, pihak Manajemen Chevron yakin kontraktor baru yang akan melanjutkan pengelolaan Blok East Kalimantan akan membutuhkan orang yang berpengalaman untuk menjalankan operasionalnya. Pernyataan ini diperkuat oleh ungkapan Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Rudianto Rimbono. Ia menyatakan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari berakhirnya kontrak ini, karena siapapun kontraktornya, kebutuhan akan tenaga kerja tetap sama.

Melihat dalam sudut pandang recruiter perusahaan, Rinanti Nur Hapsari, HRD Manager ECC UGM, menyebutkan bahwa PHK dengan alasan di atas sebenarnya bukan merupakan suatu riwayat karir yang buruk. PHK dilakukan semata-mata murni karena perusahaan tempat bekerja dulu tidak dapat melanjutkan kegiatan usahanya. Maka saat orang tersebut kembali melamar pekerjaan, alasan ia di-PHK tidak akan mempengaruhi hasil nilai tes rekrutmennya.

Jika perusahaan asing tersebut tidak lagi mempertahankan karyawannya karena tidak punya cabang atau proyek lain di Indonesia, PHK memang jalan yang harus ditempuh. Namun, tak perlu khawatir, catatan PHK karena hal ini tidak akan menodai perjalanan karir karyawan. Selain itu, perusahaan biasanya akan memberitahukan pada karyawan jauh hari sebelum kontrak berakhir agar karyawan bisa bersiap membidik karir yang baru.

Jadi, tidak usah khawatir bagi kalian yang ingin berkarir di dunia pertambangan, karena semuanya sudah tercantum dengan jelas. Meskipun terkadang ada beberapa perusahaan nakal yang tidak transparan tentang hal tersebut. Pintar-pintarlah dalam mencari pekerjaan di perusahaan tambang, jika anda tidak ingin nasib anda menjadi tidak jelas.

Sumber : sini

~RTM
09-01-17

Untuk kesembuhan abah

Abah! Abah! Abah! Abah jangan pergi..! ” Abah harus kuat, Jangan pernah menyerah melawan penyakit yang kau derita..! Kami di sini selalu bersama mu.
Antara sadar dan tidak beliau bersandar di pundak ku, raut wajahnya pucat, kepala nya sudah tak bisa tegak karena sakit yang teramat sangat.

syafakallah-1
Berulang kali kata tersebut terlontar dari bibirku, membelah keheningan  sepertiga malam. Tak banyak yang bisa ku lakukan, hanya berusaha semampuku untuk tetap terjaga bersama nya. Berulang kali pula dia berdiri untuk meredakan sakit yang tak kunjung usai. Biasanya sakit nya akan hilang setelah beberapa lama. Biasanya setelah (maaf) sendawa, perut nya akan sedikit membaik. Tapi kali ini, sakitnya tak kunjung mereda. Bahkan malah semakin menjadi.

Setelah melalui beberapa perdebatan, akhirnya kami bawa si abah menuju rumah sakit terdekat. Meski waktu sudah menunjukan jam 01:00 malam, kami tetap membawanya dengan kondisi berdiri di atas bak pick up. Bukannya tega, jika beliau didudukan didalam mobil maka sakitya bertambah parah. Alhasil, kami harus membawanya dengan cara seperti itu.

Alhamdulillah, setelah mendapatkan perawatan yang intensif selama beberapa hari beliau diizinkan untuk pulang dan hanya melakukan check up seminggu sekali. Itupun dengan santai nya si dokter spesialis mengatakan kalau tidak perlu lagi ke rumah sakit, cukup ke puskemas atau klinik terdekat saja untuk membeli obat nya yang kurang.

Allah SWT memberikan ujian berupa sakit kepada setiap manusia, baik itu sakit yang ringan ataupun yang berat atau sakit fisik maupun sakit emosi. Sekiranya sakit tersebut menimpa  keluarga kita, maka amatlah penting untuk kita mengetahui cara menjaga atau mengurus orang yang sedang sakit ini. Ujian sakit yang Allah berikan adalah untuk menyucikan dosa serta mengangkat derajat seseorang dan sekaligus menjanjikan ganjaran pahala di sisi Allah SWT. Oleh sebab itu orang menjaga ataupun yang datang menjenguk orang yang sakit perlu memberikan kata-kata yang bisa merangsang si penderita agar sentiasa berprasangka baik terhadap Allah SWT.

Setiap ujian sakit dari Allah adalah untuk memberikan keampunan terhadap dosa yang telah dilakukan dan mengembalikan hamba kepada sang Pencipta, yaitu kembali ke jalan yang benar. Firman Allah SWT di dalam Surah Al-Baqarah, ayat 156 :

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Artinya : (Yaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh sesuatu kesusahan, mereka berkata: “Sesungguhnya Kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah Kami kembali.”

Kini setelah hampir 1 bulan beliau keluar dari rumah sakit, sakit pada bagian perutnya mulai terasa lagi. Aneh memang ketika pagi ini kami bawa ke RS. Harapan Kita, beliau dinyatakan terkena gejala pembengkakan jantung. Masya allah, cobaan berat apalagi yang harus kami hadapi setelah hampir 2 tahun si abah di dera penyakit.

Adalah hal yang sangat tidak mudah bagi siapapun untuk belajar dan menerima bahwa ada anggota keluarganya yang sakit parah. Begitupun dengan keluarga kami, meski si abah tetap tegar menghadapi nya. Kami hanya bisa berpasrah dan berdo’a serta tetap berusaha untuk kesembuhannya…

~RTM
29 08 16

Ternyata, Ada Juga Razia Di Lokasi Tambang

Sambil mengisi waktu senggang setelah berjibaku lebih dari beberapa bulan mengais rejeki serta sambil sedikit demi sedikit menyapu beberapa comment dari blog yang belum sempat di jawab, alangkah baiknya untuk sedikit berbagi pengalaman kepada rekan-rekan yang ingin mengabdikan diri bekerja dan berkarir di perusahaan pertambangan. Bukan kah berbagi itu indah ? Meski tulisan ini sudah lawas dan saat ini pun saya sudah beralih profesi menjadi pekerja kantoran lagi, semoga isi nya masih bermanfaat untuk para pembaca.

APD Pekerja Tambang

APD Pekerja Tambang

Tugas Non Destructive Test (NDT) untuk pekerjaan Mandatory dump truck EH-3500 ACII sudah hampir selesai, tinggal menunggu saja untuk moving lagi ke site lain di Batu Kajang Kalimantan Timur. Alhamdulillah, hingga pekerjaan ini selesai saya masih diberikan kesehatan dan keselamatan kerja. Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya tentang apa itu Safety induction dan beberapa kali tentang Standar kerja bagi para pekerja tambang, kali ini pun saya akan tulis sebuah pengalaman menarik seputar aktivitas ditambang.

Pagi itu, cuaca cukup dingin sehingga beberapa pekerja mungkin akan enggan beranjak dari tempat tidur. Maklum, sehari ini Kalimantan selatan dilanda hujan yang cukup lebat dan kondisi asap akibat pembakaran lahan gambut juga cukup mengganggu di hari itu. Kebetulan saya bangun dari tidur pukul 04:23 pagi, karena malam tadi saya tidur lebih cepat. Selesai showan dengan yang Maha agung, saya lanjutkan untuk sarapan pagi di camp. Beruntung pagi itu camp cukup lengang, maklum masih terlalu pagi untuk memulai aktivitas. Segelas susu tawar ukuran 300 ml sudah selesai saya tenggak, begitu pula dengan dua buah roti tawar dilapisi selai nanas sudah melenggang ke dalam perut. Tetapi kenapa suasana masih sama, sepi. Entah apa yang terjadi ditambang, biasanya jam segini para pekerja sudah mulai berlalu lalang.

Sesekali saya tengokan kepala ke ara belakang, mungkin ada pekerja yang saya kenali. Ya, “lokasi tambang memang tak selebar daun kelor”. Artinya, orang yang dilokasi tambang adalah orang itu-itu saja. Jadi, saya punya pengalaman, saya kebetulan akrab dengan salah satu perusahaan blasting (bahan peledak) dan kebetulan bertemu di Melak – Kutai Barat Kaltim karena selalu makan bersama satu meja selama hampir sebulan lebih. Selang beberapa tahun saya tidak bertemu dengannya, akhirnya diakhir penghujung 2013 lalu saya bertemu kembali dengannya di Site Senakin Kalsel, tentunya dengan seragam yang sudah berganti pula. Begitulah tambang, para pemainnya hanya itu-itu saja.

Beruntung kali ini saya bertemu dengan orang yang saya kenal ketika tugas di Vale Sorowako, Sulawesi Selatan. Saya lambaikan tangan kepada nya, kemudian saya tanyakan tentang apa yang terjadi pagi ini. Mengapa camp kelihatannya sepi sekali ? Sambil berbisik dia berkata, “Ada razia safety di akses pintu masuk, oleh karena itu sebagian besar bus jemputan dan mobil kecil tertahan di gate masuk”. Oalah, ternyata hal itu yang menyebabkan sebagian besar pekerja sibuk melengkapi diri agar tidak ditangkap karena lupa membawa Mine permit (Izin masuk area pertambangan), APD (Alat Pelindung Diri) serta kelengkapan lain seperti lupa mengisi form P2H (Prosedur Pemeriksaan Harian) dari kendaraan operasional, serta beberapa lampu kendaraan yang sudah tidak beroperasi sebagaimana mestinya.

Razia bagi para pekerja tambang dilakukan secara random, dengan harapan bisa meminimalisasi angka kecelakaan kerja. Konsekuensi nya cukup berat bagi mereka yang melanggar. Mulai dari peringatan verbal, hingga pengusiran dari lokasi pertambangan bagi mereka yang melanggar cukup berat. Contoh pelanggaran berat yang dapat mengakibatkan kita di usir dari lokasi pertambangan adalah sebagai berikut :

  1. Mengoperasikan unit tanpa ada SIMPER (Surat izin Mengendarai Mobil Perusahaan).
  2. Tidak Memakai Safety belt saat berkendara baik bagi pengemudi maupun penumpang.
  3. Menggunakan Handphone ketika berkendara.
  4. Tidak memasang gembok dan danger tag ketika melakukan maintenance unit.
  5. Merokok didalam kabin kendaraan operasional.
  6. Mengerjakan pekerjaan yang bukan bidang nya.
  7.  dll.

Begitulah, memang sedikit agak keras bagi yang merasa baru bekerja di dunia pertambangan. Akan tetapi, semuanya demi kebaikan bersama dan untuk kesejahteraan bersama. Kecelakaan kerja tentu saja merupakan masalah yang besar bagi kelangsungan suatu operasional pertambangan. Kerugian yang akan diderita tidak hanya berupa kerugian materi, namun lebih dari itu adalah timbulnya korban jiwa. Kehilangan sumber daya manusia merupakan kerugian yang sangat besar karena manusia adalah satu-satunya sumberdaya yang tidak dapat digantikan oleh teknologi apapun. Tentunya kita tidak ingin kecelakaan berat dan fatality (meninggal dunia) sampai terjadi di lingkungan kerja kita. Kalau untuk urusan si pekerja yang mengalami nya, mungkin sudah selesai hingga di situ saja. Tapi bagaimana dengan nasib mereka yang ditinggalkan ? bagaimana dengan kelangsungan biaya hidup mereka ? Alangkah bijaksana nya jika kita bekerja dengan aman, kapan pun dan dimana pun !

Accident in Pit Area

Accident in Pit Area

Apalagi untuk point no.1, hal tersebut sudah menjadi fatwa wajib bagi semua area pertambangan. Tidak ada kata ampun untuk para pelanggar aturan. Cukup dengan satu kata singkat untuk memulai bekerja di dunia keras pertambangan “TAKE IT or LEAVE IT ..!”.

Semoga bermanfaat ….!!!

~RTM
-03-2015

Tak Selesai Lagi

Wah, sudah dipenghujung bulan lagi nih. Alih-alih target bisa setiap hari nulis, malah sekarang sepertinya 1 bulan 1 tulisan. Itupun target nya biar blog gak ditumbuhin lumut aja….
Sibuk, alasan klasik yang selalu dilontarkan disetiap awal menulis. Meski sebenernya memang sungguh padat jadwal dikehidupan nyata. Agenda pemberian kantor sepertinya sudah penuh, belum lagi jadwal sama nyonya Rahmat di rumah. Ditambah agenda kecil si Rinjani dan Zetha yang meskipun sedikit tetap butuh waktu saya.

Begitulah setiap kali mata ini terbuka dari tidur malam, selalu saja tumpukan jadwal sudah menunggu. Begitupun hari ini baru saja beberapa kalimat ditulis, sudah ada panggilan untuk segera pergi lagi…

Tak terselesaikan lagi, tulisan kali ini…
Mungkin besok, atau lusa…

~RTM
30-03-2016

Kado Cinta Untuk Istriku

BundaHari ini, 09 September 2015 tepat hari ulang tahun istriku tercinta, Enar Sunarsih. Pada usianya yang ke-35, ibu dari dua orang anak lulusan Universitas Islam ’45 Bekasi dan Universitas Islam Assafi’iyah Jakarta ini masih tetap semangat menjalankan aktivitasnya sebagai seorang ibu rumah tangga dan seorang guru di salah satu instansi pendidikan di Cikarang.

Sedikit bercerita tentang istriku, dia adalah manusia segala medan. Tangguh dan handal di setiap keadaaan dan selalu saja bisa diandalkan. Pertama kali kami bertemu disalah satu acara ulang tahun sepupu ku di tahun 1997. Saat itu usia ku masih 18 tahun, dan masih duduk dibangku sekolah menengah kejuruan di Jakarta. Gaya nya yang khas tipikal wanita shalehah terpancar dari cara berdandan nya yang sangat sederhana. Sedikit pemalu dan sedikit bicara menjadi satu hal yang menjadi daya tarik ketika itu.

Singkat kata barulah ketika dibulan Mei 1998 saat aku menjadi salah satu mahasiswa di kota Bandung, dia mengantarkan kepergianku di terminal Cikarang dan semenjak itu kami secara intensif melakukan interaksi. Hubungan kami semakin mengarah ke jenjang serius, apalagi ketika dirinya mengikuti jejak ku untuk melanjutkan kuliah di jurusan Hubungan Internasional di kampus yang sama. Meski sama-sama di Bandung, kami jarang sekali bertemu. Mungkin karena sama-sama sibuk atau aku adalah orang yang super cuek. Bahkan ketika beliau OSPEK di kampus, aku malah sibuk jadi panitia OSPEK dan tidak memperdulikannya. Barangkali karena alasan tersebutlah di tahun 1999 kami harus putus.

Barulah di awal tahun 2000-an, seiring dengan bertambah dewasa nya kami akhirnya kami memutuskan untuk kembali memadu kasih. Pasang surut hubungan diantara kami menjadikan kami lebih dewasa, hingga pada akhirnya kami harus terpisah kembali karena dirinya memutuskan untuk berhenti kuliah dan memilih meneruskan kuliah di tanah kelahirannya. Semangatnya dalam melanjutkan pendidikan membuatku tidak segan untuk mengacungkan empat jempol untuknya. Disela padatnya jadwal kerja yang mengharuskan dirinya masuk malam, hingga kuliah dari pagi hingga tengah hari membuat dirinya sempat drop dan memutuskan hendak berhenti saja. Ditambah lagi kebiasaanku yang sering keluar masuk gunung dan hutan, seakan meracuni dirinya untuk ikut hobby ku tersebut. Semakin komplit lah kesibukannya menjadi seorang pekerja, mahasiswa dan pecinta alam.

Hingga akhirnya pada tanggal 11 Juni 2005 kami putuskan untuk melegalkan hubungan kami menuju ke jenjang pernikahan. Saat itu usia kami 25 tahun dan sudah berpacaran selama hampir 8 tahun. Alhamdulillah, resepsi pernikahan kami merupakan sebuah acara yang cukup menyita perhatian di kampung. Maklum saja, resepsi pernikahan kami memang sedikit unik dan berbeda seperti biasanya. Proses ngebesan dari pihak ku membawa hampir seluruh keluarga besarku yang berjumlah lebih kurang 300 orang dengan 20 kendaraan pribadi dan ditambah motor. Belum lagi ditambah kawan-kawan seperjuangan ku di KPA RANTING dan teman satu tongkrongan. Alhasil, semua tenda yang berjumlah 7 lokal penuh sesak dan hidangan di meja tamu ludes dalam waktu sekejap. Begitulah suasana resepsi pernikahan dikeluarga Betawi Cikarang. Jadi jika nanti kawan-kawan mendapatkan menantu pria dari Cikarang, persiapkan saja tempat yang luas dan hidangan yang cukup untuk mereka yang datang. 😀

Tidak menunggu lama setelah resepsi pernikahan kami, tepat 1 bulan setelahnya dirinya hamil. Alhamdulillah, Allah mempercayaiku untuk memiliki keturunan darinya. Ditengah hamil muda saat usia kandungan istriku baru 2 bulan, dirinya harus melaksanakan KKN disebuah desa di kabupaten Garut. Ada perasaan was-was, karena harus melepas dirinya pergi sendirian. Apalagi saat hendak pergi dirinya (maaf) muntah di dalam bus kota, yang membuat seisi bus penuh dengan air ludahnya. Tapi dirinya tetap semangat, hingga akhirnya dirinya kembali dengan selamat dan menyelesaikan tugas KKN nya.

Hal lain yang paling kusukai dari istriku tercinta adalah kesederhanaan sebagai seorang istri dan wanita. Ya, istriku ini jarang memakai make-up karena aku pun memang tak pernah membelikannya. Meski begitu, dirinya terlihat jauh lebih cantik dan alami dibandingkan banyak wanita dengan make-up profesional sekalipun. Kesederhanaan lain juga terlihat dari barang-barang yang dibeli tidak lebih dari yang sekedar dibutuhkan. Tas seadanya, sepatu seadanya, pakaian juga seadanya. Kesederhanaan inilah yang membuatku terkesan meskipun dia sebenarnya bisa saja menuntut haknya sebagai seorang istri untuk dibelikan ini dan itu ketika dulu masih banyak rejeki ketika diriku bekerja di Kalimantan. Seorang istri yang bisa diajak hidup susah tapi juga tidak menolak diajak hidup enak. Bahkan ketika harus kutinggalkan selama 3 tahun merantau di negeri seberang, dirinya tak pernah mengeluh karena harus membesarkan putri kami seorang diri.

Atas kecintaan dan kekaguman tersebutlah aku membuat tulisan kecil ini. Semoga tulisan ini akan menjadi kado yang istimewa dibandingkan kado-kado lainnya di hari yang indah ini. Teriring doaku untuk istriku tercinta : Semoga Allah memberikan keberkahan pada usia yang telah diberikan kepadanya, maupun sisa usia yang masih akan dijalaninya. Semoga Allah memudahkannya untuk belajar sabar dan mengambil pelajaran yang banyak dalam mendidik kedua putri kami, melayani suami yang suka minta dirinya serta menjalani suka duka kehidupan. Semoga istriku dapat mengatur waktu lebih baik untuk berbagai aktivitasnya. Selamat Ulang Tahun istriku sayang, semoga Allah menguatkan cinta diantara kita untuk meraih cinta-Nya.

~RTM
09-09-2015